Alat Pendeteksi Batas Muatan Kapal
Anggota Kelompok
Raka Adhwa Ardhya Maharika (04211841000015)
Irland Agusta Riyan Irawan (04211841000024)
Latar Belakang
Indonesia merupakan negara maritim
yang besar. Banyak dari masyarakat Indonesia yang menggantungkan hidup dari
laut. Dari laut akan tercipta aktivitas perdagangan, wisata, dan pemanfaatan
sumber daya alam. Aktivitas pemanfaatan laut berdampak pada pertumbuhan ekonomi
bagi negara.
Akan tetapi pengenalan tentang
budaya keselamatan sangatlah kurang. Masyarakat lebih mementingkan untuk
mengambil keuntungan yang lebih besar dengan menyepelekan keselamatan. Sehingga
banyak terjadi kecelakaan akibat kurangnya kesadaran akan keselamatan.
Contohnya kapal yang tenggelam
akibat terlalu banyak menampung muatan. Selain dapat menjadi kerugian bagi
perusahaan, insiden tersebut juga dapat menyebabkan cidera bahkan kematian.
Oleh sebab itu, alat pendeteksi batas muatan kapal diharapkan mampu untuk
meminimalisir kejadian yang serupa.
Tujuan
1.
Meminimalisir terjadinya kecelakaan kapal akibat terlalu banyak mengangkut
muatan.
Ruang Lingkup
Alat
ini dapat digunakan di pelabuhan, dan tempat wisata yang terdapat kapal
didalamnya.
Metode
Gambar 2 : Draft kapal
(Sumber : almuhblog.wordpress.com)
Draft
kapal atau yang biasa desebut dengan sarat air merupakan jarak antara garis air
dengan lunas kapal. Draft kapal digunakan untuk menentukan alur pelayaran,
apabila tinggi draft kapal melebihi persayaratan kedalaman maksimal jalur
pelayaran maka kapal tersebut tidak dapat digunakan untuk melawati perairan
yang lebih dangkal.
Semakin
banyak muatan kapal, maka draft kapal juga akan semakin turun. Sehingga air
dapat dimanfaatkan sebagai sensor untuk mendeteksi batas muatan kapal. Air
berperan sebagai konduktor, dan dapat digunakan sebagai pemicu alarm untuk
berbunyi. Ketika alarm berbunyi maka pihak pengelola wisata ataupun pelabuhan
tidak akan memberikan izin kepada kapal untuk berlayar.
Komentar
Posting Komentar